Nada tanpa Harmoni December 1, 2006
Posted by mahdiabdillah in Uncategorized.trackback
Seperti biasanya . . .
Aku bangun agak siang hari ini sayang,
Masih sempat kupandangi langit hari ini, masih kelabu
Aku memang belum melihat langit disini biru sejak tahun lalu
Hanya asap, angin kering dengan bau menyengat, dan debu
Masih seperti biasanya,
Tanpa pikir panjang kupacu motorku dengan laju
Susuri hiruk pikuk jalanan, yah, sebatas rumah sampai ke kantorku
Tidak ada sawah, tidak ada taman, tidak ada gunung, dan tanpa teman yang menyapaku
Aku masih sendirian sayang,
Berpacu dengan derasnya lalu lintas kawasan industri Jakarta
dan masih seperti biasanya, diselingi kawasan kumuh rumah-rumah, sstt.. katanya sih orang madura
Sainganku di jalanan bukan becak, bukan andong, bukan dokar, bukan sepeda
tapi truk-truk container dan trailer besar gagah yang melesat panjang bak seekor naga
Di bawah Tower-tower angkuh dengan kabel-kabel bertegangan tinggi dipundaknya
Bukan mimpi, tapi inilah adanya kenyataan di depan mata
Bukan harmoni, tapi inilah tembang kehidupan penuh sumbangnya nada
Aku sampai di meja kerjaku sayang, kutulis ini untukmu membuka mata





huuu…sayang karo sopo???
lah iki iso bikin kata2 apik, kl ke ak kok jarang bgt:(
Lha sopo maneh nek dudu sliramu cah ayu . . . .
nek numpak motor ojo ngebut2 mas..
mengko nek ketangkep polisi piye hehehe..
huahaha…mcd metu sisi romantise!!!!
maju terus pantang mundur,ojo kalah karo koncone dewe: HADI NUGROHO,HO-HO,NOEG(bocahe lagi intensif in LOVE……) :p
Romantis ki opo tho? tlg ajarkan aku tentang romantis. maaf, masih anak2 je…. :p
RO-MAN-TIS adl ROkok MANgan graTIS
wuehehe…
lha aku ae antuke seko kwe kok mas fer, pengen ngerti lebih lanjut…
takon mcd!!!!
makane nek kuliah duduk di depan, iku jare pak cik lho….
asyik…asyik…
ternyata santi to sayangnye.he…hee…
makaseh yeee..
i love u